Breaking News
Loading...
Jumat, 10 Mei 2013

Ke Ternate, Cobain Nasi Jaha

10.00


Ke Ternate, Cobain Nasi JahaFestival Legu Gam tahun 2013 di Ternate berlangsung sejak 31 Maret 2013 dan berakhir pada 13 April 2013. Banyak kegiatan kebudayaan yang disajikan dalam festival tahunan ini. Salah satunya makan Nasi Jaha terpanjang yakni sepanjang 10. Kegiatan yang satu ini bahkan telah memecahkan rekor MURI.
Nasi Jaha merupakan makan tradisional masyarakat Maluku Utara. Biasanya nasi jaha yang terbuat dari beras biasa dan beras pulo (ketan) ditambah santan kelapa itu hanya berukuran 30-50 cm. Bahkan ada yang mencapai 1 meter, tergantung panjang bulu (bambu) yang digunakan sebagai perlengkapan pembuatan nasi jaha.

Digunakan bulu karena proses pembuatan nasi jaha dilakukan dengan cara membakar. Yakni campuran beras biasa dan beras pulo ditambah santan termasuk garam sebagai pelengkap cita rasa dimasukkan dalam bulu yang sudah diisikan daun pisang.
Fungsi daun pisang ini selain untuk menambah cita rasa, juga sebagai pembungkus nasi jaha ketika sudah matang.
Namun dalam kegiatan Legu Gam kali ini, disuguhkan makanan tradisional itu sepanjang 10 km. Tujuan disuguhkannya nasi jaha sepanjang ini untuk memecahkan rekor MURI.
Nasi jaha dipajang di sepanjang jalan mulai dari Bandara Babullah (Kelurahan Akehuda) Kota Ternate Utara sampai di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan. Nasi Jaha ini ditopang menggunakan kayu lalu dipajang di sepanjang jalan. Kayu penopangnya pun dilingkari kertas hiasan, membuat pajangan nasi jaha sedikit terlihat sakral.
Anak-anak sekolah mulali dari tingkat SD, SMP hingga SMA dilibatkan dalam kegiatan ini. Para siswa-siswi ini nampak seperti pagar betis menjaga pajangan nasi jaha yang panjangnya 10 km itu.
Meski kegiatan diguyur hujan lebat, namun masyarakat tetap antusias menghadiri kegiatan yang spektakuler ini. Kegiatan menampilkan nasi jaha sepanjang itu tujuannya untuk memperkenalkan kepada wisatawan tentang kuliner khas Maluku Utara.
Karena itu, nasi jaha yang disajikan disepanjang jalan itu diberikan gratis kepada siapa saja yang ingin menikmatinya. Panitia Legu Gam menyiapkan 12.800 potongan bambu untuk memperkenalkan kuliner daerah Nasi Jaha.
Potongan bambu sebanyak itu dibebankan kepada sejumlah kelurahan yang ada di Kota Ternate. Setiap Kelurahan dibebankan menanggung 100 potongan bambu dalam rangka menyukseskan kegiatan makan nasi jaha sepanjang 10 km. (kompas.com)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer