Breaking News
Loading...
Senin, 29 April 2013

Jepara dan Kampung Portugis

14.00


Jepara dan Kampung Portugis
Pemerintah Kabupaten Jepara menggagas objek wisata penunjang untuk memaksimalkan keberadaan Benteng Portugis yang terletak di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo atau sekitar 45 km sebelah utara Kota Jepara.
Sesuai namanya, pemerintah akan membangun Kampung Portugis di sekitar sisa-sisa benteng yang masih berdiri saat ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jepara Khoeron Syarifuddin menegaskan, kampung Portugis akan dibangun di kompleks wisata tanpa menghilangkan kondisi asli benteng. Mengingat tujuan utama pembangunan obyek wisata ini adalah penunjang dari benteng tersebut.
Disekitar benteng akan dibangun rumah, taman, serta bangunan lain yang bernuansa jaman dahulu saat bangsa Portugis masih bermukim di wilayah tersebut. Selain itu, gardu masuk ke aera Benteng Portugis serta akses jalan di sekitar lokasi benteng akan direnovasi.
Untuk pembangunan obyek wisata ini, pihaknya mendapat bantuan dana sebesar 9 miliar rupiah dari Pemerintah Pusat. Untuk tahap pertama, anggaran dari pusat ini akan dicairkan senilai 2,5 miliar rupiah.
Sedangkan untuk pelaksanaannya, tahun ini dimulai dari proses desain dan pembangunan fisiknya dilakukan awal 2011 mendatang. Ditargetkan, pada 2015 nanti obyek wisata ini rampung dikerjakan dan bisa dibuka untuk umum.
Benteng yang dibangun pada masa pemerintahan Raja Kerajaan Mataram Sultan Agung sekitar abad XVII ini berada di atas bukit batu di tepi laut. Benteng ini dibangun untuk mencegah datangnya tentara Belanda dari Batavia atau Jakarta yang ingin masuk ke Pulau Jawa melalui jalur laut.
Saat itu, Sultan Agung berpikiran bahwa VOC Belanda hanya bisa dikalahkan lewat serangan darat dan laut secara bersamaan. Karena Mataram tidak memiliki armada laut yang kuat, maka perlu adanya bantuan dari pihak ketiga yang juga berseteru dengan VOC yaitu bangsa Portugis.
Benteng berhadapan langsung dengan Pulau Mandalika yang memberikan nilai lebih. Sebab, pengunjung tidak hanya sekadar melihat peninggalan bersejarah, melainkan juga bisa menikmati keindahan laut.
Di sekitar benteng banyak ditumbuhi pohon-pohon yang rindang yang sudah berusia ratusan tahun sehingga menambah kesejukan alamnya. Akan tetapi, sampai saat ini pengelolaan obyek wisata tersebut kurang maksimal.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer